media pembelajaran

5 Tips Memaksimalkan Media Pembelajaran Desain di Masa Pandemi

Belajar desain grafis, pada dasarnya adalah hal yang tak mudah. Terlebih saat ini, pembatasan sosial di masa pandemi corona membuat akses pertemuan langsung kian sulit.

5 Tips Memaksimalkan Media Pembelajaran Desain di Masa Pandemi

Tantangan di atas semakin terasa jika dikaitkan dengan ranah pendidikan formal. Bahkan murid setingkat SD – SMA yang sedang belajar, mesti terbiasa untuk mengulik sendiri akibat lockdown.

Lingkungan sekitar, baik guru maupun orang tua di rumah, mesti mendukung proses pembelajaran murid secara daring. Pasalnya, saat ini masih banyak yang memandang bahwa pendidikan seni tak lebih penting dari mata pelajaran lain.

Perlu diketahui bahwa belajar desain grafis dan kemampuan visual sejenisnya, baik untuk segala usia. Kemampuan tersebut, mampu memberikan manfaat seperti:

– Mengembangkan pola pikir pemecahan masalah yang kreatif.

– Mengasah keterampilan motorik, bahasa, hingga sosial

– Pemahaman warna, tata letak, perspektif, dan keseimbangan

– Membantu meningkatkan kemampuan akademik di bidang lain

– Meningkatkan pemikiran kritis,berhati-hati, dan teliti

Setuju ‘kan, mengapa pendidikan seni dan visual penting untuk memenuhi wawasan? Maka dari itu, maksimalkan penggunaan media pembelajaran desain grafis lewat tips di bawah ini!

5 Tips Memaksimalkan Media Pembelajaran Desain

  1. Rajin Kumpulkan Riset

Kunci untuk desain yang baik adalah penelitian. Esensi tersebut berangkat dari peruntukan proyek visual, konteks, hingga media pembelajaran apa yang hendak digunakan.

Meski desain banyak menyiratkan soal hal estetis dan menyenangkan, tak selamanya ia harus terlihat ceria. Kita juga mesti mampu menyampaikan informasi secara jelas.

Sebagai saran, rajin-rajinlah mengumpulkan riset tentang desain grafis. Tak melulu dalam bobot yang berat, Anda bisa mempelajari hal-hal dasar terkait visual, warna, dan sejenisnya.

  1. Mencari Inspirasi Desain

Selagi tak bisa mempelajari secara langsung, mulailah dengan mencari karya inspirasi. Sosok seperti desainer profesional ataupun influencer di internet, bisa jadi sebuah acuan.

Kumpulkan sumber-sumber tersebut, pahami satu per satu, lalu cari tahu karakter desain seperti apa yang Anda inginkan. Sudah tahu arah yang hendak dituju?

Simpan dengan bookmark gambar di browser web, membuat papan Pinterest, atau menyimpan item ke folder di komputer. Hanya jadikan sumber inspirasi untuk membuat desain.

Katalog karya inspiratif akan membantu mengidentifikasi tren, baik desain masa lalu maupun masa kini, Anda juga akan mulai memahami preferensi dan minat gaya pribadi.

Jika terus-menerus menyimpan infografis, bisa jadi Anda sudah mulai terinspirasi dengan objek tersebut. Lakukan hal ini sampai benar-benar menemukan inspirasi.

  1. Cari Video Tutorial di Internet

Ketika mulai membuat desain sendiri, kemungkinan kita akan menemui hambatan semisal merasa buntu. Saat itu terjadi, segera cari tutorial di internet.

Sejumlah tutorial di kanal video seperti YouTube, biasanya mampu membantu proses pembelajaran di rumah. Tanpa perlu pergi ke luar, Anda bisa belajar dengan mudah.

Mencari sesuatu seperti “cara membuat logo”, mungkin memberikan hasil temuan yang sangat luas. Sebaliknya, lakukan pencarian spesifik seperti “cara membuat logo untuk bisnis kopi.”

  1. Cocokkan Kebutuhan dengan Media Pembelajaran

Beberapa orang memanfaatkan internet, sementara sisanya menggunakan platform desain khusus. Apapun yang dipilih, Anda harus benar-benar merasa nyaman dengan hal tersebut.

Media pembelajaran pilihan Anda, harus mencakup semua kebutuhan desain. Alat dan sumber daya pun, mesti memenuhi agar memudahkan proses eksplorasi tersebut.

Kriteria media pembelajaran yang baik, selain alat dasar, mesti dilengkapi stok pustaka foto gratis untuk keperluan desain. Elemen, bentu, ikon, dan ilustrasi, juga harus ada.

Bagaimana dengan template? Ini juga menjadi kriteria yang harus dikejar. Baik profesional atau amatir, usahakan media ini selaras dengan keperluan pribadi.

  1. Eksperimen dari Waktu ke Waktu

Setelah menempuh tahapan-tahapan di atas, kini saatnya Anda bereksperimen dengan kemampuan yang sudah didapat. Ciptakan model desain baru, jangan yang itu-itu saja!

Dobrak aturan dan lihat apa yang terjadi. Gunakan ilustrasi, bukan fotografi. Pakailah elemen-elemen yang biasanya tak lazim Anda pakai.

Proses eksperimen saat belajar, biasanya akan membantu membebaskan pikiran Anda untuk melihat seberapa besar sisi kreatif kita dan apa saja yang harus diperbaiki.

***

Itulah tadi tips memaksimalkan media pembelajaran desain di masa pandemi tanpa harus keluar rumah. Jadi, sudah sampai tahap mana proses belajar Anda? Selamat mencoba!

Leave a Reply